Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2019

HOTEL DAN KULINER SUKABUMI

Gambar
Anugrah Hotel Sukabumi hanya berselang 5 menit berkendara dari Stasiun Kereta Api Sukabumi, serta menawarkan akomodasi modern dan bergaya yang dilengkapi dengan sebuah kolam renang outdoor, fasilitas rapat/perjamuan, dan akses Wi-Fi gratis di seluruh area hotel. Akomodasi ini dapat dicapai dalam waktu sekitar 5 menit berkendara dari Taman Rekreasi Salabintana dan 10 menit berkendara dari Terminal Bus Sukabumi. Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Jakarta berselang sekitar 2,5 jam berkendara. Setiap kamar di Hotel Anugrah Sukabumi ber-AC dan berperabotan modern - meliputi TV satelit layar datar, kulkas dengan minibar, brankas pribadi, dan fasilitas membuat kopi/teh. Kamar juga memiliki kamar mandi dalam yang menampilkan fasilitas shower air panas dan dingin mandi, pengering rambut, serta perlengkapan mandi gratis. Kamar menyediakan handuk dan seprai bersih. Anda dapat menikmati pemandangan kota dan gunung dari balkon atau teras. Staf yang ramah di meja depan 24-...

Pantai Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Eksotik dan Bernuansa Mistis

Gambar
PENGUNJUNG MWNGINDARI PAKAIAN BERWARNA HIJAU Bicara tentang Nyi Roro Kidul, pastinya nggak lepas dari warna hijau yang menjadi kesukaan Nyi Roro Kidul. Kabarnya, kamu bisa tertarik ke laut hilang begitu aja di Pantai Pelabuhan Ratu jika mengenakan pakaian warna hijau. Karena hal itulah biasanya pengunjung nggak mau mengenakan pakaian warna hijau agar tetap aman. Namun, hal itu kembali lagi ke diri masing-masing, pengin percaya atau nggak. Di balik mitos tersebut, Pelabuhan Ratu memang dikenal akan ombaknya yang sangat kuat dan bisa membahayakan orang yang berenang di sana. Pantainya juga curam dan landai. Jadi, bisa aja mereka yang pernah hilang di sana karena terbawa arus ombak yang sangat kuat.   Supaya nggak kepanasan, kamu bisa menikmati suasana Pantai Pelabuhan Ratu di pagi hari. Meskipun di sana kamu tidak akan bisa menikmati pemandangan matahari terbit, karena Pelabuhan Ratu terletak di selatan, na...

Nasi Jinggo, Makanan Khas Bali yang Murah Meriah

Gambar
  urang lengkap rasanya jika berkunjung ke Bali dan belum mencicipi lezatnya nasi jinggo . Apalagi makanan khas Bali ini harganya murah meriah dengan rasa yang tidak kalah dengan kuliner lainnya.   Asal usul   nasi jinggo   Versi pertama mengatakan bahwa nama ‘Jinggo’  berasal dari bahasa China yang artinya Rp1.500, sesuai dengan harga nasi Jinggo pada awal pemasarannya sebelum krisis moneter. Versi kedua menyebutkan bahwa asal nama ‘ nasi Jinggo ’ berawal bahwa dulu nasi ini merupakan nasi yang dijual di pinggir jalan dan menjadi incaran para pengendara sepeda motor malam hari yang dikenal “jagoan”. Mereka biasa mampir untuk mencari makan malam di pinggir jalan. Versi ketiga menyebutkan nama jinggo berasal dari judul film "Djanggo" yang populer pada masa itu.   Jalan Gajah Mada   Menurut para penjual, nasi jinggo pertama kali dijual di Jalan Gajah Mada, Denpasar pada tahun 1980-an. Di tempat tersebut terdapat Pasar ...

Please, Ijinkan Aku Selingkuh Eaa... Jebred!

Gambar
Musim telah bergant Waktu telah berlalu Tapi ku selalu menantimu Bila malam minggu datang Kadang dalam hati terasa iri melihat teman semua berpacaran Bila malam minggu datang lagi Kadang dalam hati terasa iri melihat teman semua berpacaran Izinkan aku untuk selingkuh Untuk sementara kau jauh Dan bila kau kembali nanti Selingkuh ini pasti ku akhiri Karna kau yang kucinta Karna kau yang terindah Karna kau yang, aku sayang Semoga engkau izinkan aku Dan moga engkau maafkan aku Maafkan aku Izinkan aku untuk selingkuh Untuk sementara kaujauh Dan bila kau kembali nanti Selingkuh ini pasti ku akhiri Izinkan aku untuk selingkuh Untuk sementara kaujauh Dan bila kau kembali nanti Selingkuh ini pasti ku akhiri K an ku izinkan engkau Selingkuh Tapi berjanjilah padaku Dan bila ku kembali nanti Pastikan selingkuh kau akhiri